Cara Profesional Keluar dari Pekerjaan


Sudah waktunya mengganti pekerjaan? Baca 5 Tanda-tanda Waktunya Kamu Cari Pekerjaan Baru sebelum mengirim surat pengunduran diri atau resign. Setelah yakin dengan keputusan ini, lakukan proses pengunduran diri dengan baik dan profesional agar tidak merusak hubungan dengan kolega dan perusahaan sekarang.

 

Berikut adalah 5 langkah agar kamu tetap dihormati saat mengundurkan diri dari pekerjaan:

 

  1. Hati-hati dalam berkata-kata

 

Pasti ada alasan mengapa kamu memutuskan untuk keluar. Namun, selama proses dan bahkan setelahnya, jangan pernah menjelek-jelekkan perusahaan tempat kamu pernah mencari nafkah, terutama jika sedang berada di lingkungan kerja baik yang lama mau pun yang baru. HRD tidak akan menganggap kamu positif sedikit pun dengan menjelek-jelekkan atasan atau perusahaan yang sebelumnya.

 

Jika ditanya kenapa mengundurkan diri, fokuskan jawabanmu pada alasan-alasan positif seperti ingin mencoba hal baru atau berharap mendapat posisi lebih tinggi. Jaga reputasi profesionalmu dengan tidak berkata-kata buruk tentang perusahaan dulu.  

 

2. Berikan pemberitahuan formal

 

Cari tahu berapa jumlah hari yang dibutuhkan untuk proses pengunduran diri. Pada umumnya dibutuhkan 30-31 hari setelah pemberitahuan yang sah dari pekerja untuk bisa mengundurkan diri sepenuhnya. Ini berarti, jika kamu ingin mulai bekerja di perusahaan baru pada tanggal 1 Juni misalnya, berarti kamu perlu menyerahkan surat pengunduran diri secara formal pada tanggal 1 atau 2 Mei.

 

Baca kontrak kerja dan pastikan dengan HRD mengenai proses pengunduran diri. Mengikuti peraturan perusahaan walau sudah mau pindah akan memastikan kamu keluar secara baik-baik.

 

3. Tidak menarik teman ikut keluar

 

Agar hubungan dengan HRD, atasan dan perusahaan sebelumnya tetap baik, jangan pernah menarik teman kerja untuk keluar dan berbondong-bondong pindah. Menjadi provokator baik secara terang-terangan atau sembunyi-sembunyi bisa merusak reputasimu di industri kesehatan yang tergolong kecil. Jika teman ingin pindah, biar itu menjadi urusan karier pribadinya. Bantu sewajarnya saja jika dia meminta. Jangan menawarkan apalagi mengiklankan lowongan pekerjaan perusahaan baru ke teman-teman di tempat kerja lama.

 

4. Bantu proses penyerahan tugas

 

Tanyakan kepada HRD siapa yang akan mengisi posisimu dan mengambil alih tugas-tugas yang selama ini kamu kerjakan. Bantu orang itu dalam beradaptasi dan belajar agar di hari terakhir kamu bekerja, dia sudah cukup bisa untuk melaksanakan tugas-tugas. Dengan begitu, pengunduran dirimu tidak menghambat aktivitas di kantor dan bisa berjalan secara mulus.

 

5. Berpamitan dengan baik

 

Jangan meninggalkan kantor tanpa berpamitan. Tunjukkan bahwa kamu menghargai tiap teman dan hubungan profesional dengan minta pamit. Jika perlu, tulis beberapa kartu terima kasih terutama untuk mereka yang pernah membantu di awal atau sepanjang karier. Ketahuilah bahwa sebuah kartu kecil bisa berdampak panjang di kemudian hari.



Obrolan Lainnya